Ayam KUB Inovasi Peternakan Ayam Kampung yang Untung

Share this :

Ayam KUB Kampung Balitbangtan inovasi yang menguntungkan untuk ternak ayam kampung. Simak keunggulan dan cara ternak ayam kampung KUB ini! Ayam KUB adalah jenis ayam kampung yang dihasilkan dari sejumlah tim peneliti dari balai penelitian dan pengembangan pertanian (Balitbangtan). Jenis ini menjadi galur baru yang diberi nama KUB atau secara kepanjangannya adalah Kampung Unggul Balitbangtan. Tujuan dari pengembangan ayam jenis ini adalah untuk penghasil telur dan indukan penghasil anakan (DOC/Day Old Chick). Selain itu tentunya dapat menghasilkan daging yang lebih baik daripada ayam kampung biasa.

Kelebihan KUB dibandingkan kampung biasa antar lain, hasil telur yang tinggi dan sifat mengeram yang berkurang. Hasil telur bisa mencapai 180 butir per ekor /tahun sedangkan sifat mengeramnya sekitar 10% dari populasi. Daging KUB sudah menyerupai seperti ayam kampung biasa sehingga bagi pecinta kuliner olahan daging ayam, maka KUB sudah cukup layak.

Harga Ayam KUB Yang Kompetitif

Harga KUB Kampung Unggul Balitbangtan saat ini mampu bersaing dengan ayam kampung biasa yang relatif stabil baik daging atau ayam hidup. Terutama saat ini semakin tren orang untuk menjaga kesehatan dengan cara konsumsi ayam kampung. Ayam KUB menjadi solusi percepatan produksi ayam kampung dengan keunggulan yang dimilikinya. Jika dibandingkan dengan ayam kampung biasa, KUB dinilai paling cepat untuk perkembangbiakannya. Pemeliharaan ayam KUB relatif mudah, dan harga dipasaran mampu mengikuti dengan harga ayam kampung biasa.

Waktu panen yang relatif cepat dibandingkan dengan ayam kampung biasa, membuat ayam KUB semakin dinilai prospek untuk menjadi usaha rumahan. Banyak yang minat untuk beternak ayam KUB membuat harga DOC pun relatif bertahan harganya. Beberapa orang memanfaatkan keunggulan ayam KUB tersebut untuk membina pemberdayaan ekonomi didaerahnya dengan cara beternak ayam KUB.

Ayam KUB Persilangan Dari Keunggulan Ayam Asli

Ayam KUB persilangan dari genetik ayam asli lokal di Jawa Barat. Proses seleksi ayam lokal tersebut membutuhkan waktu sekitar 6 generasi. Setiap generasi bisa membutuhkan waktu sekitar 12 hingga 18 bulan. Adapun daerah yang diambil galur ayam seleksinya yaitu Cianjur, Depok, Majalengka, dan Bogor Provinsi Jawa Barat. Benuk fisiknya sudah merupakan mirip ayam kampung biasa, warna bulu sangat bervariasi, warna kaki ada yang hitam, kuning, dan sedikit kehijau lumut.

DOC Ayam KUB Sehat, Ini Ciri-ciri nya

DOC Ayam KUB adalah ayam KUB yang baru berusia 1-2 hari setelah menetas. Usia ayam 1-21 hari sangat membutuhkan perlakuan yang baik. Biasanya usia ayam 1 bulan masih riskan sekali terhadap penyakit dan rawan stres. Maka sangat perlu DOC ayam KUB memerlukan perhatian khusus, dan selalu terpantau untuk kesehariannya. Ada beberapa vaksin yang biasanya dipenuhi untuk ayam 1 30 hari agar mencegah dini terhadap virus-virus unggas.

Beberapa ciri DOC Ayam KUB yang sehat antara lain:

  1. Mata Cerah atau Bening

DOC ayam KUB yang baru menetas akan mudah diamati melalui matanya. Mata yang cerah atau bening menunjukan bahwa DOC dalam keadaan sehat.

  1. Lincah dan bersuara nyaring

Meski suara berisik, tapi justru suara DOC yang nyaring menunjukan keadaan sehat. Perilaku DOC juga cukup aktiv atau lincah.

  1. Bobot ayam ideal

Bobot tubuh yang ideal untuk DOC sekitar minimal 30 gr, karena bobot tersebut menunjukan bahwa sel telur dalam pertumbuhan normal.

  1. Tidak cacat

DOC yang sehat tentunya tidak mengalami cacat. Jika terjadi cacat maka DOC tersebut rawan terhambat pertumbuhannya.

  1. Bulu bersih

Perhatikan ketika membeli DOC KUB, karena perawatan awal sangat menentukan tumbuh kembang ayam. Perhatikan agar bulu DOC ayam KUB terjaga kebersihannya.

  1. Tidak ada kotoran yang menempel di bagian dubur

Bagian pencernakan dalam DOC ayam KUB dapat diperhatikan dari kotoran yang menempel di dubur. Jika dubur dalam keadaan bersih, maka dipastikan saluran cerna DOC ayam KUB sehat.

Harga DOC Ayam KUB Cukup Terjangkau

Harga DOC Ayam KUB saat ini mulai mengalami persaingan. Banyak keunggulan yang dimiliki ayam KUB sehingga membuat peternak yang baru terjun memulai dengan jenis ayam KUB. Dengan banyaknyga peternak yang memilih KUB sebagai jenis ayam peliharaan, maka banyak juga yang sudah mulai menghasilkan DOC. Hanya kendala utamanya bagi peternak yang menghasilkan DOC perlu mesin tetas. Ayam KUB termasuk jenis ayam yang sedikit naluri mengeramnya.

Cara Membeli DOC Ayam KUB

Ada beberapa tempat yang menyediakan DOC ayam KUB, namun untuk mendapatkan galur murni yang terpercaya bisa didapatkan dari BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) diseluruh Indonesia. Selain itu terdapat beberapa mitra dari BPTP yang sudah bekerjasama dengan BPTP untuk membudidayakan ayam KUB. Bisa didapatkan dengan beberapa mitra tersebut atau hubungi nomer ini :

Harga DOC Ayam KUB Per box

Saat ini DOC KUB semakin diminati oleh beberapa kalangan, terutama bagi yang pemula beternak. Selain disebut sebagai dwiguna (petelur dan pedaging) KUB termasuk tergolong ayam kampung yang asli Indonesia. Saat ini harga DOC KUB rata-rata dikisaran 7500 sampe 8500 per ekor. Secara umum per box isi 100 DOC ayam jenis KUB. Bagi peternak pemula bisa mencoba dulu mulai dari 100 DOC agar bisa memahami pola perawatan ayam dari awal hingga nanti masa panen.

Begini Perbedaan Ayam KUB dan Kampung

Perbedaan KUB (Kampung Unggul Balitbangtan) dan Kampung secara fisik tidak terlalu menonjol, karena keduanya sama-sama memiliki jenis utama sebagai ayam kampung. Namun dari sisi kualitas produksi sangat berbeda. DIantara perbedaan itu antara lain :

  1. Daging bisa Dipanen Lebih Cepat
    Pertumbuhan KUB lebih cepat dibandingkan ayam kampung, bobot 1 kg butuh sekitar waktu 10 minggu. Berbeda dengan ayam kampung yang bisa mencapai 12-15 minggu.
  1. Produksi Telur yang Tinggi
    Produksi telur ayam KUB bisa mencapai 180 telur per tahun, sedangakan ayam kampung hanya mampu bertelur hingga 75 butir. Bobot telurnya juga tidak kalah dengan ayam kampung antara 35-45 gr.
  1. Sifat Mengeram yang Rendah
    Sifat mengeram KUB lebih rendah, yaitu sekitar 10% dari populasi. Hal ini yang sangat menjadi pembeda dengan ayam kampung biasa. Sehingga ayam lebih produktif menghasilkan telur dan DOC baru. Umur mulai bertelur untuk ayam KUB sejak umur 20-22 minggu.
  1. Konsumsi Pakan yang Irit
    Konsumsi pakan lebih irit karena kebutuhan pakan per 100 gr mampu hasilkan 1 telur ayam kampung. Dari sisi produksi daging , sekitar butuh 2,7 kg untuk menghasilkan 1 kg daging.
  2. Tingkat Kematian yang Kecil
    Ayam KUB lebih mudah perawatannya, sehingga menimbulkan ketahan antibodi yang bagus. Angka kematian relatif kecil dibandingkan ayam kampung biasa. Hanya sekitar 5% dari populasi, berbeda dengan ayam kampung yang bisa mencapai 30%.

Dari perbedaan ini, maka anda harus benar-benar pintar memilah milih jenis ayam kampung yang akan diternakan.

Ayam Kampung KUB Banyak Diminati Masyarakat

Ayam kampung KUB Kampung Unggul Balitbangtan saat ini banyak diminati masyarakat. Bagi peternak pemula sangat ideal untuk memulai usaha ternak. Ayam KUB selain termasuk jenis ayam kampung, juga memiliki keunggulan lain yaitu telur yang dihasilkan lebih banyak dibandingkan ayam kampung biasa. Peternak selain bisa memanfaat daging yang mau dijual, juga bisa memproduksi telur ayam kampung yang harganya cukup memuaskan.

Memilih ayam KUB dibilang pilihan yang tepat, karena hasil seleksi dari ayam kampung Indonesia yang dihasilkan dengan penelitian ayam kampung tersebut. Sehingga dengan begitu unsur adaptasi ayam sudah sesuai dengan lingkungan alam setempat. Pengaruhnya jika hasil seleksi dari ayam luar negeri atau import relatif daya tahaannya kurang baik di Indonesia.

Ayam KUB Umur 2 Bulan Sudah Cukup Stabil

Ayam KUB umur 2 bulan adalah masa-masa kondisi ayam relatif stabil namun dari pertumbuhan tidak begitu signifikan seperti saat usia DOC hingga 1 bulan. Fase ayam yang masih butuh perhatian khusus adalah saat usia ayam hingga 1 bulan, biasanya disebut masa Starting. Selanjutnya usia 1-3 bulan masa Growing, dimana masa ini untuk masa setelah lepas broding/penghangatan dari DOC akan banyak mengalami penyesuaian. Setelah usia 2 bulan ayam KUB sudah relatif stabil terhadap cuaca dan ketahanan tubuh sudah mulai terbentuk.

Keunggulan Ayam KUB Dibandingkan Ayam Biasa

Peternak sudah mulai merasakan keunggulan ayam KUB dibandingkan ayam biasa. Beberapa hal yang sangat mencolok antara lain:

  • Tingkat produktivitas telur hingga mencapai 180 butri per ekor per tahun.
  • Percepatan menghasilkan daging yang lebih cepat, sekitar 10 minggu untuk menghasilkan 1 kg daging.
  • Harga jual yang tergolong cukup bagus karena masih dikategorikan jenis ayam kampung.
  • Kebutuhan pakan yang cukup hemat sekitar 100 gr per hari untuk ayam dengan masa bertelur.
  • Untuk menghasilkan 1 kg daging biasanya hanya butuh 2,5 kg pakan.
  • Tingkat ketahan tubuhnya relatif lebih kebal terhadap penyakit atau virus.

Sudah saatnya mulai memikirkan lagi untuk beternak ayam jenis KUB ya ?

Ternak Ayam KUB Cukup Mudah

Peternak mandiri mulai merasakan ternak ayam jenis ini cukup mudah karena keunggulan jenis ayam kampung yang dimiliknya. Selain mudah juga sebenarnya cukup menguntungkan bagi peternak karena keunggulan KUB. Namun ada baiknya juga, sebelum mulai ternak untuk lebih dulu menggali kebutuhan pasar ayam kampung disekitar. Konsumen ayam kampung baik perorangan dan restoran masih banyak membutuhkan lauk ini. Bahkan saat ini mulai tumbuh kesadaran untuk konsumsi makanan sehat, dan ayam kampung adalah salah satunya. Selain beternak yang cukup mudah, juga nilai jual yang bisa didapatkan juga ada 2 macam, telur ayam kampung dan daging.

Baca juga: Kegunaan Telur Ayam Jawa

Ciri Indukan Ayam KUB Yang Bagus

Hal yang perlu diperhatikan ketika ternak KUB sebagai indukan adalah ciri-cirinya yang bagus. Sebab jika indukan yang sudah dipilih memiliki kualitas yang bagus, maka akan berpengaruh terhadap kesehatan DOC yang dihasilkan. Sebaliknya, jika indukan kurang bagus maka hasil DOC akan lemah dan kurang berkembang dengan baik. Penting untuk diperhatikan, karena DOC yang pertumbuhannya kurang baik akan lambat menghasilkan daging dan rawan kematiaan atau serangan virus. Beberapa ciri indukan yang bagus antara lain:

  • Badan Besar dan Kokoh

Untuk indukan KUB dipastikan memiliki badan yang besar dan kokoh. Indukan ayam yang kokoh cukup kuat untuk pejantan yang besar dan menghasilkan DOC yang cepat tumbuh.

  • Bentuk Jengger Wilah dan Leher Panjang

Jengger yang wilah atau berdiri selain nampak indah juga memiliki pengaruh pada daya telur. Sedangkan leher yang panjang berpengaruh pada kesehatan struktur rulang indukan KUB tersebut.

  • Bulu Terawat Mengkilp dan Rapi

Bulu ayam yang bagus pada indukan KUB selain indah dilihat, juga menunjukan bahwa ayam terhindar dari penyakit dan tidak gampang sakit. Daya stres pada indukan KUB lebih rendah jika bulu ayam terlihat mengkilap dan terhindar dari kutu parasait ayam.

  • Usia yang Ideal

Usia indukan KUB biasanya yang bagus sekitar 6 hingga 1 tahun. Masa produktif ayam KUB biasanya mencapai 2 tahunan.

  • Sumber Indukan KUB

Memilih indukan KUB harus juga dipastikan darimana cara perolehannya atau sumbernya. Agar bisa dipastikan bahwa bibit yang baik dari sumber yang baik juga dari segi kualitas dan perawatannya.

  • Perhatikan Lingkungan Kandang

Indukan ayam KUB biasanya sering dipeliharan dalam kandang terbatas, namun jika memelihara dengan umbaran bebas akan berdampat pada kesehatan dan tidak mudah stres. Ayam akan lebih maksimal produktivitas telurnya.

Dalam memilih indukan ayam KUB pastikan yang berkualitas agar tidak rugi untuk jangka panjangnya. Mulailah beternak dengan menjaga kebersihan kandang, pakan yang berkualitas dan bibit yang baik. Selamat mencoba!

Budidaya Ayam KUB Kampung Balitbangtan Yang Mudah

Budidaya ayam sebaiknya harus memulai darimana ?. Ada baiknya bagi pemula agar mudah belajar ternak dimulai dari memelihara DOC awal. Karena masa-masa yang banyak permasalahan ternak adalah dari DOC hingga masa pertumbuhan. Jika peternak memulai dari hal tersebut lebih punya banyak pengalaman yang cukup. Setelah berhasil melewati masa tersebut, peternak bisa mulai dengan belajar menetaskan telur dan memelihara indukan. Hal utama yang menjadi perhatian adalah pakan dan kebersihan kandang. Beberapa penyakit mungkin akan mulai ada ketika pergantian musim atau perawatan yang kurang baik. Maka keahlian mengobati ayam butuh ketelaten agar ayam terjaga dari kematian.

Jenis Ayam KUB Kampung Balitbangtan

Jenis ayam KUB saat ini mulai banyak variannya. Dikarenakan banyaknya para peternak mulai ahli dalam menyilangkan jenis-jenis ayam yang berasal dari jenis KUB. Sejauh ini informasi dari balitbangtan hanya masih merilis 2 jenis KUB yaitu: KUB 1 dan KUB 2/Janaka.

Amati FCR Ayam KUB Kampung Balitbangtan

FCR ayam jenis KUB Kampung Unggul Balitbangtan sangat bervariasi tergantung kualitas pakan dan perawatan ayam. Food Convertion Ratio atau FCR adalah perbandingan antara pakan dan berat daging yang dihasilkan. FCR yang ideal antar 2-2,5 artinya setiap konsumsi pakan sebesar 2-2,5 kg menghasilkan 1 kg berat badan/daging. Semakin kecil FCR semakin bagus karena menunjukan bahwa pakan yang dikonsumsi semakin irit. Pakan adalah faktor yang paling dominan dalam biaya produksi ternak, sekitar 70% dari biaya ternak. Maka penting untuk memperhatikan tumbuh kembang ternak agar FCR terjaga. Dan memperhatikan juga biaya pakan agar tidak terlalu tinggi.

Itulah hal-hal yang bisa menjadi perhatian anda ketika akan mulai beternak ayam jenis KUB. Sejauh ini ternak ayam masih menjadi primadona negeri ini. Nah saatnya mulai ternak ayam jenis KUB agar kemandirian ekonomi keluarga dan negara bisa tercapai. Selamat beternak !