Harga Bibit Indigofera Siap Tanam, Cari Yang Murah ?

Share this :

Harga Bibit Indigofera Siap Tanam – Hubungi 0811 2878 202. Tanaman indigofera merupakan salah satu kelompok besar pohon berbiji yang terdiri dari sekitar 700 spesies dan 45 jenis, tersebar di berbagai wilayah tropis. Mayoritas indigofera memiliki bentuk semak, meskipun beberapa di antaranya dapat membentuk pohon kecil dengan tinggi mencapai 5-6 meter. Karakteristik utama dari tanaman ini adalah daunnya yang bersirip dengan ukuran berkisar antara 3 hingga 25 cm, disertai dengan bunga kecil berbentuk tandan dengan panjang berkisar antara 2 hingga 15 cm.

Baca juga : Jual Bibit Indigofera Terdekat

Keunggulan tanaman indigofera adalah toleransinya terhadap kondisi kekeringan dan tingkat salinitas (kandungan garam laut). Menurut informasi yang disajikan dalam Jurnal Sain Peternakan Indonesia dan laporan dari Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, daun indigofera mengandung sejumlah nutrisi penting, termasuk protein kasar sebanyak 87,9%, lemak kasar sebanyak 3,70%, serat kasar sebanyak 14,96%, kalsium sebanyak 0,22%, fosfor sebanyak 0,18%, serta beta karoten dan xantofila.

Cara Menanam Indigofera

Pemilihan lahan tanam yang optimal untuk tanaman Indigofera melibatkan beberapa pertimbangan penting. Pilihlah lahan yang mendapatkan paparan sinar matahari secara optimal, minimal lebih dari 5 jam setiap hari. Pastikan juga bahwa tanahnya gembur, kaya akan unsur hara, dan dekat dengan sumber air.

Setelah menemukan lahan yang sesuai, langkah pertama adalah menggemburkan tanah. Buat bedengan dan lubang alur untuk persiapan penempatan pupuk dasar pada tahap berikutnya.

Proses pemupukan dasar dimulai dengan langkah-langkah berikut:

  1. Siapkan pupuk kandang sebagai sumber nutrisi organik.
  2. Cairkan 1/4-1/2 kg gula dalam satu ember air, kemudian tambahkan 500 ml EM4 ke dalam larutan gula tersebut. Diamkan selama minimal 24 jam.
  3. Siramkan larutan EM4 secara merata pada pupuk kandang dan tutup dengan terpal. Biarkan selama minimal 1 minggu untuk fermentasi yang optimal.
  4. Setelah proses fermentasi selesai, masukkan campuran pupuk kandang dan larutan EM4 ke dalam lubang alur bedengan. Campurkan dengan pupuk NPK 15-15-15, lalu tutup kembali alur sambil membentuk bedengan dengan lebar 1 meter dan tinggi sekitar 15 cm.

Selanjutnya, persiapkan bibit tanaman Indigofera. Bibit dapat diperoleh secara generatif melalui biji atau vegetatif melalui cangkok. Untuk pembibitan generatif biji, carilah tanaman Indigofera yang sudah besar dan berbuah. Pilih bibit unggul dengan daun yang lebat, kemudian ambil buah yang sudah matang kering (kehitaman). Proses selanjutnya melibatkan teknik penyemaian biji untuk memulai pertumbuhan bibit yang sehat.

Untuk mendapatkan bibit unggul tanaman Indigofera, pastikan untuk memilih tanaman yang memiliki daun yang lebat. Ambillah buah yang sudah matang kering, ditandai dengan warna kehitaman.

Berikut langkah-langkah selanjutnya untuk pembibitan:

  1. Pengeringan Buah:
    Jemur buah tersebut hingga kulitnya kering dan pecah sehingga bijinya keluar.
  2. Pilih plastik polybag yang berkualitas baik dan tahan lama. Pastikan terdapat saluran drainase di bagian bawah polybag untuk mencegah terjadinya genangan air.
  3. Isi polybag dengan tanah humus yang gembur. Tempatkan biji Indigofera di dalam alur dengan cara menekan biji ke dalam tanah dengan kedalaman sekitar 2 cm. Pastikan penempatan biji tersebut merata dan tidak terlalu rapat.
  4. Lakukan penyiraman secara rutin untuk mempercepat pertumbuhan bibit.
  5. Setelah bibit mengalami pertumbuhan dan mencapai usia sekitar 1,5 bulan, bibit Indigofera sudah dalam kondisi yang siap untuk ditanam di area penanaman yang telah disiapkan sebelumnya.

Proses ini akan membantu Anda memulai pertumbuhan bibit Indigofera dengan baik dan memastikan bahwa bibit yang ditanam di lahan tanam nantinya berasal dari tanaman yang unggul.

Penanaman Tanaman Indigofera

  • Buat lubang pada bedengan dengan kedalaman sekitar 15 – 20 cm dan jarak antar lubang sekitar 30 – 50 cm.
  • Tanam bibit Indigofera pada lubang tanam.
  • Sebelum menanam, siram bibit terlebih dahulu, dan pastikan membuka plastik penutup bibit sebelum ditanam.
  • Timbun kembali tanah di sekitar bibit.
  • Disarankan menanam pada sore hari untuk mencegah layu tanaman.

Perawatan Tanaman Indigofera

  1. Penyiraman Rutin:
    Lakukan penyiraman secara rutin setiap 10 hari atau dua minggu sekali. Gunakan pompa air untuk memudahkan pengaliran air ke bedengan.
  2. Penyiangan dan Pemupukan:
    Lakukan penyiangan gulma atau tanaman pengganggu setiap sebulan sekali menggunakan sabit dan cangkul. Lakukan pemupukan susulan dengan campuran pupuk kandang dan pupuk buatan agar tanaman tumbuh pesat dan daunnya lebat.
  3. Pemanenan Daun Indigofera
    Memanen daun dilakukan dengan cara memangkas daun, meninggalkan batang utama dengan tinggi sekitar 80 cm, agar mempermudah proses pemanenan berikutnya. Setelah proses pemanenan awal, daun tanaman dapat dipanen kembali setiap interval 2-3 bulan.

Dengan langkah-langkah ini, Anda dapat memastikan pertumbuhan yang optimal dan kualitas yang baik pada tanaman Indigofera. Perhatikan waktu penanaman dan lakukan perawatan secara teratur untuk hasil panen yang memuaskan.

Manfaat Daun Indigofera

Daun Indigofera memberikan beragam manfaat, tidak hanya bagi manusia, tetapi juga bagi hewan dan lingkungan sekitar.

  1. Indigofera zollingeriana sebagai sumber pakan bergizi untuk ternak, jenis leguminosa yang kaya protein, menjadikannya pakan hijau yang sangat baik untuk hewan ternak. Tinggi kandungan protein mendukung penggemukkan ternak dan memastikan penyerapan nutrisi yang optimal. Kandungan mineral yang ideal membantu pertumbuhan hewan menjadi lebih optimal. Daun indigofera tahan terhadap kekeringan, memberikan sumber pakan hijau sepanjang tahun.
  2. Indigofera pupuk hijau untuk peningkatan kualitas tanah. Tanaman indigofera merupakan leguminosa yang dapat berkolaborasi dengan bakteri Rhizobium ., meningkatkan kemampuan menangkap nitrogen dari udara. Proses ini meningkatkan kandungan bahan organik dan nitrogen dalam tanah, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
  3. Tanaman Indigofera sebagai pengendali erosi yang memiliki struktur berkayu, terutama pada jenis pohon, dapat digunakan dalam sistem alley cropping di daerah dengan kontur tanah curam.
    Penanaman Indigofera dapat membantu mengurangi erosi tanah, terutama di daerah dengan kontur tanah yang miring.
harga bibit indigofera siap tanam

Manfaat-manfaat ini tidak hanya berkontribusi pada kesehatan hewan ternak dan kesuburan tanah, tetapi juga memiliki dampak positif terhadap pengurangan biaya produksi ternak dan penurunan harga daging di pasaran. Selain itu, penggunaan Indigofera sebagai pupuk hijau juga mendukung praktik pertanian berkelanjutan dengan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Kandungan Tanaman Indigofera

Tanaman Indigofera menawarkan potensi hijauan pakan yang berkualitas tinggi, terutama karena kandungan nutrisinya yang kaya, terutama dalam hal protein. Indigofera termasuk dalam kelompok leguminosa dengan bentuk perdu yang sedang ukurannya.

Kandungan Protein Kasar (PK) dalam Indigofera mencapai 27,9%, menandakan bahwa tanaman ini merupakan sumber protein yang signifikan untuk pakan ternak. Serat Kasar (SK) juga memiliki kandungan tinggi sebesar 15,25%, memberikan nilai tambah pada aek serat dalam pakan. Kandungan mineral dalam Indigofera melibatkan Kalsium (Ca) sebesar 0,22% dan Fosfor (P) sebesar 0,18%, memberikan tambahan nutrisi yang signifikan untuk pertumbuhan dan kesehatan hewan ternak.

Tanaman Indigofera menunjukkan toleransi terhadap musim kering, genangan air, dan salinitas tanah. Potensial untuk tumbuh di berbagai wilayah Indonesia, bahkan di wilayah pantai.Pemanfaatan Indigofera dalam ransum ternak, terutama kambing dan lembu, dapat meningkatkan kecernaan Bahan Kering (BK), Bahan Organik (BO), protein kasar.

Kemungkinan tingginya tingkat kecernaan ini disebabkan oleh rendahnya kandungan tanin dan tingginya kandungan protein dalam Indigofera. Dengan karakteristik nutrisi yang luar biasa dan ketahanan terhadap kondisi lingkungan yang beragam, Indigofera menjadi pilihan yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai hijauan pakan di berbagai wilayah Indonesia.