Rumput Indigofera Berkualitas dan Murah untuk Ternak

Share this :

Rumput Indigofera – Hubungi 0811 2878 202. Pakan menurut Permentan No. 22/PERMENTAN/PK.110/6/2017 merupakan bahan makanan tunggal atau campuran yang diolah maupun tidak diolah yang diberikan pada hewan ternak untuk berkelangsungan hidup, berproduksi, dan berkembang biak.

Pakan yang memiliki kualitas tinggi menjadi faktor krusial dalam menjaga ketahanan dan produktivitas hewan ruminansia di Indonesia, termasuk sapi, kambing, dan domba, yang memiliki peran signifikan dalam memenuhi kebutuhan pangan negara. Dengan menghasilkan sumber protein dan lipid, dua nutrien esensial bagi manusia, populasi ruminansia yang tinggi menunjukkan potensi besar di sektor peternakan, terutama dengan perkiraan peningkatan konsumsi daging.

Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan pakan berkualitas, terutama selama musim kemarau. Keadaan ini dapat mengakibatkan kekurangan gizi, yang berpotensi memberikan dampak negatif pada kesehatan hewan, produksi daging dan susu, reproduksi, ketahanan, serta lingkungan. Hewan yang mengalami kekurangan gizi lebih rentan terhadap penyakit, mengalami penurunan produksi, gangguan reproduksi, kelemahan fisik, dan peningkatan emisi gas metana akibat pencernaan yang tidak optimal.

Rumput Indigofera: Manfaat, Jenis, dan Budidaya

Manfaat dan Jenis Rumput Indigofera

Indigofera Untuk Pakan Ternak

Rumput indigofera, bukan hanya tanaman leguminosa tropis yang menguntungkan dari segi ekonomi bagi peternak, tetapi juga merupakan elemen kunci dalam menjaga kesehatan dan kesuburan tanah. Kandungan nutrisi tinggi, seperti protein (20-32%), serat kasar (18-25%), dan mineral esensial seperti kalsium, fosfor, dan kalium, menjadikan indigofera sebagai sumber pakan berkualitas tinggi yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan kesehatan ternak, seperti sapi, kambing, dan domba. Selain itu, indigofera terbukti dapat meningkatkan performa ternak melalui peningkatan konsumsi pakan, pencernaan, dan pertambahan bobot badan. Kemampuannya yang mudah ditanam, tahan kekeringan, dan dapat beregenerasi tinggi membuat indigofera menjadi solusi pakan yang handal dan berkelanjutan. Bahkan, tanaman ini dapat menjadi alternatif yang efisien untuk menggantikan sebagian pakan konsentrat dalam ransum ternak, yang pada gilirannya dapat membantu mengurangi biaya produksi peternakan.

Kandungan Nutrisi Indigofera

Berikut adalah beberapa kandungan nutrisi penting dalam rumput indigofera:

Protein18-25%
Serat25-30%
Kalsium0.5-1.0%
Fosfor0.2-0.3%
Kalium1.5-2.0%
Vitamin A10,000-15,000 IU/kg
Vitamin B12-3 mg/kg
Vitamin B24-5 mg/kg

Pupuk Indigofera dan Konservasi Tanah

Rumput Indigofera memiliki kemampuan luar biasa untuk meningkatkan kesuburan tanah secara alami. Kemampuannya bersimbiosis dengan bakteri Rhizobium memungkinkannya untuk memfiksasi nitrogen atmosfer, mengubahnya menjadi bentuk yang dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Hal ini meningkatkan ketersediaan nitrogen di tanah, elemen penting untuk pertumbuhan tanaman.

Selain itu, Indigofera berperan penting dalam meningkatkan kualitas tanah. Daun dan batangnya yang kaya bahan organik, ketika dibiarkan terurai di tanah, membantu meningkatkan struktur tanah, meningkatkan retensi air, dan mengurangi erosi. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan dan kesuburan tanah dalam jangka panjang. Penggunaan Indigofera sebagai pupuk hijau merupakan alternatif ramah lingkungan dan berkelanjutan dibandingkan dengan pupuk kimia sintetis. Indigofera dapat ditanam dan kemudian dipotong untuk dibenamkan ke dalam tanah, memberikan nutrisi dan meningkatkan kesuburan tanah secara alami.

rumput indigofera
rumput indigofera

Rumput Indigofera memiliki perakaran yang kuat dan pertumbuhan yang lebat, menjadikannya ideal sebagai tanaman penutup tanah. Akarnya yang kuat membantu mencegah erosi tanah, terutama di daerah dengan kemiringan dan lahan kritis. Pertumbuhannya yang lebat membantu menekan pertumbuhan gulma, mengurangi kebutuhan penyiangan dan kompetisi dengan tanaman utama.

Lebih dari itu, Indigofera membantu meningkatkan keanekaragaman hayati di area perkebunan. Bunganya yang menarik lebah dan serangga penyerbuk lainnya, serta daunnya yang menyediakan habitat bagi berbagai serangga dan hewan bermanfaat, meningkatkan keseimbangan ekosistem dan mendukung ketahanan hayati. Secara keseluruhan, manfaat Indigofera sebagai pupuk organik dan tanaman penutup tanah sangatlah signifikan. Kemampuannya untuk meningkatkan kesuburan tanah, mencegah erosi, dan meningkatkan keanekaragaman hayati menjadikannya aset berharga bagi para petani dan pegiat lingkungan.

Budidaya Rumput Indigofera

Rumput indigofera tergolong tanaman yang mudah ditanam dan tidak memerlukan perawatan yang rumit. Berikut adalah beberapa langkah budidaya rumput indigofera:

Baca juga: Tanaman Indigofera Zollingeriana

Cara Menanam Indigofera

  • Persiapan lahan: Pilihlah lahan yang memiliki drainase yang baik dan kaya akan bahan organik. Lakukan pengolahan tanah dengan penggemburan melalui cangkul atau bajak, atau lebih efektif sebelumnya diberi pupuk pembenah tanah.
  • Penanaman: Benih indigofera dapat ditanam dengan cara disemai terlebih dahulu atau langsung ditanam di lahan. Jika ingin disemai, rendam benih dalam air hangat selama 24 jam sebelum ditanam. Benih ditanam dengan jarak sekitar 20-30 cm antar tanaman.
  • Perawatan: Lakukan penyiraman secara rutin, terutama pada saat musim kemarau. Pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik atau pupuk kandang. Lakukan penyiangan gulma secara berkala untuk menjaga pertumbuhan tanaman.
  • Panen: Rumput indigofera dapat dipanen setelah mencapai ketinggian 50-70 cm. Panen dapat dilakukan dengan cara memotong batang tanaman dengan sabit atau pisau.

Harga Benih Indigofera

Harga benih indigofera bervariasi tergantung pada jenis dan kualitas benih. Dapatkan benih indigofera yang berkualitas agar pertumbuhan lebih maksimal.

Hubungi – 0811 2878 202 , Kami jual bibit indigofera melayani bibit indigofera jogja, bibit indigofera purworejo.

Penelitian Tentang Indigofera

Telah banyak penelitian yang dilakukan tentang rumput indigofera. HASSAN dkk. (2007) menyampaikan bahwa kandungan protein kasar dan lemak kasar pada Indigofera sp cukup tinggi, masing-masing mencapai 24,2% dan 6,2%. Tanaman ini juga menunjukkan toleransi terhadap kondisi kekeringan, genangan, dan salinitas. Indigofera sp tersebar luas di wilayah tropis Afrika, Asia, Australia, dan Amerika. Informasi ini mengungkapkan bahwa produktivitas dan kualitas nutrisi dari tanaman pakan ternak dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti umur tanaman, yang mencakup fase tumbuh (NELSON dan MOSER, 1994), serta komposisi fraksi tanaman, seperti rasio daun/batang (UGHERUGHE, 1986; THAPA dkk., 1997).

Indigofera zollingeriana menunjukkan potensi yang signifikan dalam memenuhi kebutuhan hijauan pakan untuk ruminansia. Produksi tinggi tanaman ini mencapai 33-51 ton bahan kering per hektar per tahun, dengan interval defoliasi setiap 60 hari, seperti dilaporkan oleh TARIGAN dkk. (2010) dan ABDULLAH serta SUHERLINA (2010). Kandungan protein kasar Indigofera zollingeriana sekitar 28-31%, yang setara dengan alfalfa, dengan nilai NDF sekitar 49,73-53,20%, ADF antara 47,63-48,90%, serta kandungan kalsium dan fosfor masing-masing berkisar 0,97-4,52% dan 0,19-0,33% (SUHERLINA dan ABDULLAH, 2012). Koefisien cerna in vitro bahan organik Indigofera zollingeriana berada pada rentang 65,33-70,64% (SUHARLINA, 2010). Pentingnya dicatat bahwa tanaman ini responsif terhadap perlakuan nutrisi, dan pemberian pupuk cair organik yang dibuat sendiri, seperti yang dilaporkan oleh ABDULLAH dkk. (2011), dapat meningkatkan pertumbuhannya.

Penelitian Indigofera untuk Pupuk dan Lahan

Beberapa jenis tanaman dari genus Indigofera spp memiliki bentuk semak yang dapat efektif digunakan sebagai tanaman penutup tanah, terutama di lahan terbuka dan lahan reklamasi. Pemanfaatan tanaman Indigofera spp. sebagai cover crop memiliki tujuan utama untuk mencegah terjadinya erosi tanah dan aliran unsur hara yang terdapat di permukaan tanah. Di antara variasi Indigofera spp., Indigofera hirsuta dan Indigofera trita menjadi pilihan yang umum digunakan sebagai tanaman penutup tanah, seperti yang dilaporkan oleh Hassen dkk. pada tahun 2007.

Rumput indigofera merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat dan mudah ditanam. Tanaman ini dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pakan ternak, meningkatkan kesuburan tanah, dan mencegah erosi tanah.